Mengupah Orang Membuat Lebih Bahagia

Membeli Waktu Bisa Jadi Rahasia Bahagia

Duit atau uang tidak bisa membeli segalanya namun Sebuah studi terbaru menemukan bahwa orang-orang yang membayar pekerja untuk melakukan pekerjaan yang mengganggu dan menghabiskan begitu banyak waktu cenderung lebih bahagia.

“Uang bisa membeli kebahagiaan jika Anda ‘menghabiskannya’ dengan benar,” kata profesor psikologi Universitas British Columbia, Elizabeth Dunn, salah satu peneliti dalam studi ini.

Dalam penelitian tersebut, lebih dari 6.000 orang di empat negara diberi tambahan uang 40 US dollar per pekan selama dua minggu. Pada pekan pertama, para peserta diminta untuk membeli barang-barang material.

Pekan kedua, mereka diminta untuk menghemat waktu dengan dengan membayar seseorang untuk melakukan tugas harian yang mereka anggap membosankan. Pada akhirnya, orang mengatakan bahwa mereka mendapatkan lebih banyak kebahagiaan dengan menghemat waktu berharga daripada membeli lebih banyak barang, tidak peduli betapa bagusnya barang itu.

Peneliti, Ashley Whillans, dari Harvard Business School, mengatakan membayar seseorang untuk mengerjakan sesuatu yang membosankan dan tidak disukai adalah cara tepat mencapai kebahagiaan. Ketika melakukan itu, mereka mengalami rasa kepuasan yang lebih besar  dan lebih bahagia saat hari itu.

Whillans menambahkan, tapi saat membeli benda material berupa barang ternyata efek kebahagiaan tidak sebesar jika kita membayar orang. Bagaimana pun, saat kita merasa waktu sudah tersita banyak oleh pekerjaan, menggaji asisten rumah tangga adalah pilihan yang bijak agar kita tidak stres oleh urusan domestik.

Kita bisa memanfaatkan waktu yang semula dipakai untuk mengerjakan tugas rumah dengan menemani anak bermain, melakukan hobi, atau sekedar bersantai menonton serial favorit di TV.

“Anda selalu bisa mendapatkan uang. Tapi, Anda tidak bisa membeli kembali waktu, “tulis peneliti.

Penelitian sebelumnya juga mengungkap bahwa menggunakan uang untuk membantu orang lain atau merasakan pengalaman yang menyenangkan seperti pergi ke spa atau travelling uga membuat hati lebih bahagia dibanding membeli barang-barang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *